instagram~

Instagram

Senin, 12 Oktober 2015

Virtual Machine

Virtual machine (VM)

Virtual machine (VM) adalah suatu environment, biasanya sebuah program atau sistem operasi, yang tidak ada secara fisik tetapi dijalankan dalam environment lain.  Ide   dasar   dari  virtual   machine  adalah mengabtraksi perangkat keras dari satu komputer (CPU, memori,  disk, dst) ke beberapa  environment  eksekusi,   sehingga  menciptakan   illusi  bahwa  masing-masing environment menjalankan komputernya (terpisah) sendiri. VM muncul karena pada satu komputer. Virtual Machine (VM) sendiri mulai dikenalkan oleh IBM ketika meluncurkansistem operasi mainframenya pada tahun 1965-an. Diperkenalkan untuk sistem S/370   dan   S/390   dan   disebut   sebagai   sistem  operasi  VM/ESA  (Enterprise System Architecture).
Teknologi virtual  machine memiliki  banyak kegunaan seperti  memungkinkan konsolidasi  perangkat keras,  memudahkan  recovery  sistem,  dan menjalankan perangkat lunak terdahulu.
Jika beberapa server menjalankan aplikasi yang hanya memakan sedikit sumber daya, VM dapat digunakan untuk menggabungkan aplikasi-aplikasi tersebut sehingga berjalan pada satu server saja, walaupun aplikasi tersebut memerlukan sistem operasi yang berbeda-beda.

KELEBIHAN VIRTUAL MACHINE (VM).
1. Keamanan.

VM memiliki  perlindungan yang  lengkap pada berbagai sistem  sumber   daya,   yaitu   dengan  meniadakan   pembagian   sumber   daya secara  langsung,  sehingga  tidak ada masalah proteksi  dalam VM.  Sistem VM adalah sistem yang sempurna untuk penelitian dan pengembangan sistem operasi. Dengan VM, jika terdapat suatu perubahan pada satu bagian dari mesin, maka dijamin tidak akan mengubah komponen lainnya.


2. Memungkinkan  untuk mendefinisikan  suatu jaringan  dari  Virtual Machine. 
      
Tiap-tiap   bagian  mengirim  informasi  melalui   jaringan komunikasi  virtual.  Sekali lagi,   jaringan  dimodelkan   setelah komunikasi fisik jaringan diimplementasikan pada perangkat lunak.

KEKURANGAN VIRTUAL MACHINE.  

1. Sistem penyimpanan. 

Sebagai contoh kesulitan dalam sistem penyimpanan adalah   sebagai   berikut:   Andaikan   kita   mempunyai   suatu   mesin   yang memiliki  3  disk drive  namun  ingin mendukung 7 VM.  Keadaan  ini   jelas tidak memungkinkan bagi kita untuk dapat mengalokasikan setiap disk drive untuk  tiap VM,  karena perangkat   lunak untuk mesin virtual   sendiri  akan membutuhkan   ruang disk   secara   substansial  untuk menyediakan  memori virtual  dan  spooling.  Solusinya   adalah dengan menyediakan disk  virtual atau   yang   dikenal   pula   dengan  minidisk,   dimana   ukuran   daya penyimpanannya   identik   dengan   ukuran   sebenarnya.   Dengan   demikian, pendekatan VM juga menyediakan sebuah antarmuka yang identik dengan perangkat keras yang mendasari. 

2. Pengimplementasian sulit.

Meski konsep VM cukup baik, namun VM sulit diimplementasikan.
Contoh virtual machine : Vmware, Xen VMM , Java VM 

Jenis-jenis dari VM

1. VM sistem; di mana sebuah VM dapat menjalankan sebuah  sistem operasinya  sendiri.
2. VM proses;  di  mana VM hanya menjalankan sebuah proses saja.

 Kemudian VM juga dibagi berdasarkan tingkat virtualisasinya:
Virtualisasi   penuh   yang  mensimulasikan   seluruh   fitur  perangkat  keras   sehingga memungkinkan perangkat   lunak berjalan pada VM tanpa  modifikasi.
Virtualisasi   paruh,   di  mana   tidak   semua   fitur perangkat keras disimulasikan.
Virtualisasi asli, yang mana merupakan   virtualisasi   penuh   yang   digabungkan   dengan   bantuan   perangkat keras yang mendukung virtualisasi.



Kamis, 08 Oktober 2015

Pengantar Statistika (Tugas 1)

Tabel Distribusi Frekuensi
Distribusi frekuensi adalah susunan data menurut kelas interval tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar.
Berikut adalah tabel data tinggi badan Remaja Masjid Tanwirul Qulub:


Tinggi Badan (cm)


Titik Tengah

Frekuensi
145 - 150
147
5
151 - 155
153
2
156 - 160
158
3
161 - 165
163
2
166 - 170
168
2
Total

14

Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa anggota yang memiliki tinggi badan 145 – 150cm sebanyak 5 orang, 151 – 155cm sebanyak 2 orang, 156 – 160cm sebanyak 3 orang, 161 – 165cm sebanyak 2 orang dan 166 – 170cm sebanyak 2 orang. Maka mayoritas tinggi badan anggota remaja masjid Tanwirul Qulub adalah antara 145 – 150cm.

A. Interval Kelas
Tiap-tiap kelompok dalam tabel disebut interval kelas. Berdasarkan tabel diatas, maka interval kelasnya adalah:
145 – 150 → Interval kelas pertama
151 – 155 → Interval kelas kedua
156 – 160 → Interval kelas ketiga
161 – 165 → Interval kelas keempat
166 – 170 → Interval kelas kelima

B. Batas Kelas
Berdasarkan tabel distribusi frekuensi diatas angka 145, 151, 156, 161, dan 166 adalah batas bawah dari tiap-tiap kelas, sedangkan  angka 150, 155, 160, 165, dan 170 adalah batas atas dari tiap-tiap kelas.

C. Tepi KelasUntuk mencari tepi kelas dapat menggunakan rumus berikut ini:

Tepi  bawah = batas bawah – 0,5
Tepi atas = batas atas + 0,5

Dari tabel distribusi frekuensi di atas maka tepi bawah kelas pertama adalah 144,5 dan tepi atasnya 150,5. Tepi bawah kelas kedua 150,5 dan tepi atasnya  155,5.

D. Titik tengah
Untuk mencari titik tengah dapat menggunakan rumus berikut ini:


Titik tengah =1/2
 (batas atas + batas bawah)
 
Dari tabel distribusi frekuensi di atas, titik tengah kelas pertama = 1/2 (145+150)= 147

E. Frekuensi Kelas
Untuk mencari frekuensi kelas dapat menggunakan rumus berikut ini:

Frekuensi kelas ke- n / Total pengamatan

 

 Untuk kelas ke-1 =  5 / 1= 0,35  = 35%


Table Distribusi Frekuensi Relatif
 
Distribusi Frekuensi relatif adalah data yang telah diperoleh dari suatu penelitian yang masih berupa data acak yang dapat dibuat menjadi data yang berkelompok, yaitu data yang telah disusun ke dalam kelas-kelas tertentu. Daftar yang memuat data berkelompok disebut distribusi frekuensi atau tabel frekuensi. Distribusi frekuensi adalah susunan data menurut kelas interval tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar.

Berikut merupakan tabel distribusi frekuensi relatif:

Kelas
Titik Tengah
Frekuensi
Frekuensi
Relatif
Frekuensi
Relatif (%)
145 - 150
147
5
0,35
35%
151 - 155
153
2
0,14
14%
156 - 160
158
3
0,21
21%
161 - 165
163
2
0,14
14%
166 - 170
168
2
0,14
14%
Total

14




Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif

Data
Frekuensi
Tepi Bawah
Tepi Atas
145 - 150
5
144,5
150,5
151 - 155
2
150,5
155,5
156 - 160
3
155,5
160,5
161 - 165
2
160,5
165,5
166 - 170
2
165,5
170,5