Didalam
era informasi ini, penggunaan Sistem Informasi memegang peranan yang
sangat penting bagi perusahaan. Perusahaan yang sudah mengimplementasikan
Sistem Informasi pada perusahaannya sangat membantu bagi kelancaran bisnisnya.
Salah satu kutipan mengatakan bahwa: “Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.” (John F. Nash).
Dengan adanya Sistem Informasi pada perusahaan maka pemilik perusahaan dapat memantau seberapa besar aset-aset perusahaan yang sudah dikumpulkan.
Salah satu kutipan mengatakan bahwa: “Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.” (John F. Nash).
Dengan adanya Sistem Informasi pada perusahaan maka pemilik perusahaan dapat memantau seberapa besar aset-aset perusahaan yang sudah dikumpulkan.
Salah satu manfaat Sistem Informasi untuk perusahaan adalah berupa laporan-laporan. Laporan inilah
yang menentukan seberapa majunya sebuah perusahaan. Laporan bisa mingguan,
bulanan sampai laporan tahunan. Dengan memanfaatkan
teknologi komputer dan Sistem Informasi perusahaan mampu mengelola data,
mempermudah menyimpan, mengorganisasi dan melakukan pengambilan terhadap
berbagai data.
Berikut
adalah beberapa poin manfaat Sistem Informasi pada perusahaan:
1. Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga bisa melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
2. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produksi, baik barang maupun jasa yang dihasilkan.
3. Meningkatkan efisiensi.
4. Meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan.
5. Meningkatkan sharing pengetahuan.
1. Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga bisa melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
2. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produksi, baik barang maupun jasa yang dihasilkan.
3. Meningkatkan efisiensi.
4. Meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan.
5. Meningkatkan sharing pengetahuan.
Disamping beberapa poin diatas,
perusahaan juga memerlukan Sistem Informasi yang dapat berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang
berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan
bersangkutan.
Berikut adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun
jasa yang berperan
mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis:
1. Industri Perangkat Lunak ERP
1. Industri Perangkat Lunak ERP
Sistem
ERP ( Enterprise Resource Planning ) adalah suatu sistem informasi yang memungkinkan
manajemen atas seluruh sumber daya perusahaan secara keseluruhan, ini merupakan
perluasan istilah perencanaan sumber daya manufaktur yang berasal dari area manufaktur.
ERP berfungsi mengintegrasikan proses proses penciptaan produk atau
jasa perusahaan mulai dari pemesanan bahan.
2. Enterprise Information System
EIS
(Enterprise Information System) adalah suatu sistem informasi yang mengakumulasi seluruh data transaksi akuntansi
dari bagian manufaktur, penjualan, pembelian, sumber daya manusia, dan berbagai
fungsi bisnis lainnya. Data itu berhubungan dengan sumber daya organisasi dan
perencanaanyang tidak dapat dilakukan tanpa memahami bagaimana tiap penjualan,
tiap unit yangdiproduksi, dan tiap tindakan mempengaruhi kesuluruhan. Tujuan
Enterprise Information System adalah mengumpulkan dan menyebarkan data ke
seluruh proses organisasi.
Daftar
Pustaka
