Smartphone merupakan sebuah
terobosan teknologi yang telah menjadi kebutuhan bagi mayoritas masyarakat
modern. Dengan semakin bertumbuhnya angka pengguna smartphone di dunia, berbagai
penemuan baru pun bermunculan demi mempermudah permasalahan yang ada, salah
satunya adalah kebutuhan untuk mempermudah pengisian daya pada smartphone.
Peltier (Thermo-elelctric) merupakan
sebuah alat yang memiliki 2 sisi yang berbeda. Yaitu sisi panas dan sisi
dingin. Istilah peltier sendiri diambil dari nama belakang penemu efek peltier,
yaitu Jean Charles Antanase Peltier.
Efek Peltier adalah efek timbulnya
panas pada satu sisi dan timbulnya dingin pada sisi lainnya manakala terdapat
arus DC yang mengalir di dalamnya.
Terdapat dua tipe material berbeda
dalam sebuah peltier. Material tersebut adalah material thermo-electric element
yang dibuat dari bahan semikonduktor. Dari bahan semikonduktor tersebut maka
dibuatlah dua tipe yang berbeda, satu tipe “N” (negatif) dan satunya lagi tipe
“P” (positif).
Apabila pada kedua konduktor
diberikan tegangan DC, maka arus listrik akan mengalir dari sumber tegangan
yang berpotensial positif , melalui semikonduktor tipe N lalu ke semikonduktor
tipe P hingga berakhir di sumber tegangan yang berpotensial negatif. Efeknya
adalah, satu sisi peltier akan menghasilkan energi panas dan pada sisi lainnya
akan menghasilkan energi dingin. Perbedaan suhu di antara kedua sisi tersebut
berkisar antara 40 sampai dengan 70 derajat celcius.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar